Susunan Dambaan yang Ditempati Pemain-Pemain Paling baik Shopee Liga 1 2020

Posted on

Jakarta – Shopee Liga 1 2020 berjalan ketat sekali dalam tiga laga awal. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya banyak surprise yang berlangsung.

Sekitar 26 laga telah diadakan dalam tiga minggu Shopee Liga 1 2020. Statistik mencatat, berlangsung 68 gol dalam laga-laga yang telah dimainkan.

Persib Bandung jadi puncak klassemen sesaat dengan perolehan sembilan point. Mengenai Persela Lamongan jadi salah satu team yang belum mendapatkan point serta ada di fundamen klassemen.

Karena sangat ketatnya musim ini, ada lima club yang tidak pernah kalah. Mereka ialah Persib Bandung, Bali United, PSM Makassar, Persija Jakarta, serta Bhayangkara FC. Rahasia keberhasilan mereka terdapat pada pemain bermutu yang dipunyai.

Ketokinetics.org coba memprediksi bila Shopee Liga 1 2020 usai serta dibuat dua team untuk memainkan pertandingan perang bintang. Hal tersebut memang begitu awal, sebab musim ini baru mainkan tiga pertandingan.

Tetapi, tanda pemain yang diambil merujuk pada tiga tampilan awal yang sudah mereka mainkan. Siapapun pemain yang wajar masuk team All Stars Shopee Liga 1 2020?

Penjaga gawang

Teja Palu Alam memperlihatkan kenaikan tampilan bersama-sama Persib Bandung pada musim ini. Penjaga gawang berumur 26 tahun itu telah diakui tampil sekitar dua laga oleh pelatih Robert Alberts.

Dalam dua pertandingan itu, Teja mencatat sekali clean sheets serta baru kecolongan 1 gol. Hingga ada peranan besar Teja dibalik perform impresif Persib Bandung musim ini.

Disamping itu, tampilan Wawan Hendrawan di bawah garis gawang Bali United belum tergantikan. Walau telah berumur 37 tahun, Wawan masih diakui pelatih Stefano Cugurra Teco.

Wawan musim ini telah tampil sekitar 3x untuk Bali United. Penjaga gawang berperawakan 178 cm itu kecolongan 2x serta mencatat sekali clean sheets.

Baris Belakang

Di tempat bek kanan, ada Yustinus Pae serta Marco Motta. Walau telah tidak lagi muda, Yustinus Pae musim ini masih jadi jagoan di Persipura Jayapura.

Pemain berumur 36 tahun itu telah tampil sekitar 3x untuk Persipura. Selain itu, Marco Motta memperlihatkan mutunya di baris belakang Persija Jakarta. Tidak sekedar hanya jaga pertahanan, pemain dari Italia itu sering menolong gempuran Persija.

Mengenai di tempat bek kiri ada dua nama pemain muda yaitu Rezaldi Hehanusa serta Ricky Fajrin. Rezaldi jagoan di Persija Jakarta, sedang Ricky ialah pemain utama di baris belakang Bali United.

Untuk bek sayap kiri, Rezaldi serta Ricky Fajrin mempunyai kecepatan untuk melanjutkan bola ke baris depan. Seringkali, kedua-duanya bertindak penting dalam proses berlangsungnya gol.

Di tempat full-back team All Stars A ada nama Victor Igbonefo serta Hamka Hamzah. Ke-2 nama ini adalah bek kawakan yang berada di Indonesia.

Baik Victor atau Hamka mempunyai keunggulan tanding bola-bola udara sebab bentuk badan tinggi. Kedua-duanya serta tidak enggan lakukan apa saja untuk jaga baris belakang.

Mengenai di team All Stars B ada nama Jaimerson Xavier serta Javlon Guseynov. Kedua-duanya saling mempunyai bentuk badan baik untuk full bek.

Disamping itu, Jaime serta Javlon dapat juga dihandalkan untuk cetak gol. Kedua-duanya semasing telah cetak sebiji gol untuk teamnya dalam tiga pertandingan yang dimainkan.

Baris Tengah

Tempat baris tengah pasti penting. Pemain yang menempati tempat ini jadi motor permainan serta keseimbangan jalur gempuran team.

Untuk team All Stars A, Ketokinetics.org pilih Hanif Sjahbandi, Bruno Matos, Osvaldo Haay. Beberapa pemain ini dapat dibuktikan jadi pengontrol gempuran yang bagus untuk semasing teamnya. Serta, mereka dapat juga dihandalkan untuk cetak gol.

Selain itu, di team All Stars B ada Stefano Lilipaly, Evan Dimas, Renan Silva. Mereka adalah gelandang-gelandang yang kreatif dan haus gol.

Lilipaly pada musim ini telah cetak sebiji gol dari dua pertandingan yang dimainkannya. Mengenai Evan Dimas serta Renan Silva semasing telah cetak 2 gol.

Potensi ini membuat mereka wajar dicap untuk gelandang lengkap. Tidak cuma mengendalikan gempuran serta jaga kedalaman scuad, kenyataannya mereka dapat dihandalkan untuk pemecah kebuntuan.

Baris Depan

Untuk baris depan team All Stars A, Ketokinetics.org pilih Riko Simanjuntak – Beto Goncavles – Wander Luiz kontra Melvin Platje – Gunansar Mandowen – Kushedya Yudo. Beberapa pemain itu sukses memberi tampilan cemerlang dalam tiga pertandingan yang dimainkannya.

Riko Simanjuntak diketahui untuk gelandang sayap kanan yang mempunyai kecepatan. Riko mempunyai umpan-umpan cemerlang yang siap menganakemaskan striker. Musim ini, Riko telah memberi dua assist untuk Persija.

Selain itu, Beto Goncalves diletakkan di tempat gelandang sayap kiri. Beto adalah pemain yang tajam serta diketahui mempunyai shooting tepat. Musim ini, Beto telah cetak 3 gol untuk Madura United.

Ke-2 pemain itu akan klop untuk memberikan dukungan gerakan Wander Luiz. Pemain dari Brasil itu musim ini tampil cemerlang dalam kiprahnya di Indonesia bersama-sama Persib Bandung. Wander Luiz jadi pembuat gol paling banyak sesaat dengan perolehan 4 gol.

Di team All Stars B, Melvin Platje dapat dihandalkan di bidang sayap kiri. Pemain dari Belanda itu mempunyai potensi dalam mengkreasikan permainan sayap. Platje dapat diandalan untuk cetak gol serta musim ini telah mendulang 2 gol.

Pada tempat sayap kanan ada Gunansar Madowen. Musim ini, Gunansar tampil cemerlang bersama-sama Persipura serta telah cetak dua assist.

Mengenai Kushedya Yudo wajar menempati baris depan. Bersama-sama Arema FC, Yudo sukses cetak 2 gol dalam tiga pertandingan yang telah dimainkannya.

Pelatih

Tidak dapat dimungkiri, Robert Rene Alberts serta Stefano Cugurra Teco ialah pelatih paling baik dalam tiga pertandingan awal Liga 1 musim ini. Karena pengalaman yang dipunyai, Robert Alberts dapat membuat scuad Persib Bandung yang kuat.

Bersama-sama pelatih dari Belanda itu, Persib belum terkalahkan dalam tiga pertandingan serta mendapatkan point prima. Persib tertera telah cetak tujuh gol serta cuma kecolongan 2x.

Selain itu, Bali United tampil kuat bersama-sama Stefano Cugurra Teco. Pernah memulai musim dengan hasil seimbang, Bali United perlahan-lahan temukan kekuatannya dengan mendapatkan dua kemenangan berturut-turut.

Bali United bersama-sama Teco musim ini telah cetak 5 gol serta kecolongan 2x. Untuk juara bertahan, menarik untuk melihat aksi Bali United bersama-sama Teco pada muusim ini.

Susunan Komplet

All Stars A (4-3-3) :

  • Penjaga gawang: Teja Paku Alam (Persib Bandung)
  • Bek: Yustinus Pae (Persipura Jayapura), Hamka Hamzah (Persita Tangerang), Victor Igbonefo (Persib Bandung), Ricky Fajrin (Bali United)
  • Gelandang: Hanif Sjahbandi (Arema FC), Bruno Matos (Madura United), Osvaldo Haay (Persija Jakarta)
  • Striker: Riko Simanjuntak (Persija Jakarta), Beto Goncalves (Madura United), Wander Luiz (Persib Bandung)
  • Pelatih: Robert Rene Albers (Persib/Belanda)

All Stars B (4-3-3) :

  • Penjaga gawang: Wawan Hendrawan (Bali United)
  • Bek: Marco Motta (Persija Jakarta), Jaimerson Xavier (Madura United), Javlon Guseynov (Borneo FC), Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta)
  • Gelandang: Stefano Lilipaly (Bali United), Evan Dimas (Persija Jakarta), Renan Silva (Bhayangkara FC),
  • Striker: Melvin Platje (Bali United), Gunansar Mandowen (Persipura Jayapura), Kushedya Yudo (Arema FC)
  • Pelatih: Stefano Cugurra Teco (Bali United/Brasil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *