Pemain Buangan yang Justru Cemerlang di Club Baru pada Masa Liga 1

Posted on

Jakarta – Cap pemain buangan sering dilukiskan untuk orang yang tidak berhasil di club lamanya. Tetapi, yang berlangsung di Shopee Liga 1 2020 ialah sebaliknya. Beberapa pemain sukses bangun di dermaga anyarnya sesudah dipandang kurang berperan di team awalnya.

Renan Silva ialah contoh riil dari pembuktian pemain buangan. Kontrak dari gelandang asal Brasil ini tidak diperpanjang Persija Jakarta di akhir 2018.

Renan masuk dengan Persija pada paruh musim Liga 1 2018. Dia sukses mengantarkan team ibu kota ke tangga juara di tahun yang sama. Tetapi, sebab satu fakta, waktu baktinya di team berjuluk Macan Kemayoran itu harus usai.

Beritanya, Renan dilepaskan Persija sebab situasi fisiknya yang kurang baik waktu masuk. Dari 13 performanya bersama-sama Macan Kemayoran pada paruh ke-2 musim 2018, dia sepuluh kali ditarik keluar.

Sesudah dibuang Persija serta masuk dengan Borneo FC, Renan sukses memperlihatkan kelasnya. Pemain berumur 31 tahun ini sukses menyapu gelar pemain paling baik Liga 1 musim kemarin.

Kecuali Renan, Bola.com menulis 4 pemain yang lain yang dapat cemerlang bersama-sama team barunya selesai meredup dengan team lama:

1. Bruno Matos

Waktu Renan disepak, Persija datangkan Bruno Matos untuk alternatif. Sama seperti kompatriotnya, pemain dari Brasil ini hanya bertahan 1/2 musim.

Pernah cemerlang di kompetisi pramusim, performa Matos turun saat pertandingan diawali. Dia memulai seringkali dirundung luka. Hubungan dengan club kurang serasi.

Tetapi, Matos dapat bangun bersama-sama Bhayangkara FC pada putaran ke-2 Liga 1 2019. Gelandang berumur 29 tahun itu dapat mencatat sembilan gol dari 17 pertandingan.

2. Leonard Tupamahu

Kepindahnya Leonard Tupamahu dari Borneo FC ke Bali United pada awal 2019 disangka sebab tenaganya tidak diperlukan oleh club lamanya. Sebab umurnya yang sudah mencapai 35 tahun saat itu, dia tidak lagi memperoleh garansi tempat pokok.

Rupanya, pilihan Leonard pindah ke Bali United justru berbuah keberhasilan. Pada musim pertama kalinya bela team berjuluk Serdadu Tridatu ini, dia sukses mendapatkan gelar Liga 1 2019.

3. Osas Saha


Osas Saha jadi contoh pemain buangan yang dapat tampil cemerlang pada club barunya. Striker naturalisasi itu dapat mencatatkan sepuluh gol bersama-sama Persikabo serta mendapatkan panggilan dari Tim nasional Indonesia sesudah dibuang Persija di akhir 2018.

Di pengujung Liga 1 2018, Osas diberitakan terjebak konflik dengan pelatih Persija waktu itu, Stefano Cugurra Teco. Itu juga yang membuat penyerang kelahiran Nigeria ini hilang dari scuad pokok Macan Kemayoran di beberapa pertandingan akhir musim.

4. Thiago Amaral

Sebelum muncul bersama-sama Persipura Jayapura pada musim ini, Thiago Amaral sempat tersebar di Indonesia bersama-sama Barito Putera pada 2016. Saat itu diakhir musim, kontrak pemain dari Brasil ini tidak diperpanjang karena kekecewaan dari bekas timnya itu atas performnya.

Sesudah pernah kembali pada Brasil, geser ke Lebanon serta Irak, Thiago kembali pada Indonesia untuk menguatkan Persipura. Dari tiga pertandingan, pemain berumur 28 tahun itu dapat mengepak 2 gol.

Performa Thiago yang sangat menarik berlangsung saat dianya hadapi Persebaya Surabaya pada minggu ke-3. Pemain berumur 28 tahun ini cetak 2 gol untuk menolong teamnya menang 4-3 di tempat musuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *